Semua “Miss V” atau vagina yang sehat memiliki sedikit bau atau aroma. Melansir dari Cleveland Clinic, bau pada vagina ini dapat berubah sebagai respons terhadap kondisi yang sedang dialami—mulai dari hubungan seksual, menstruasi, kehamilan, dan lainnya. Namun, ada kalanya vagina menjadi kurang sedap dan disertai dengan keputihan.
Jika sudah begini, kamu perlu waspada. Sebab, ini bisa mengindikasikan kondisi tertentu. Yuk, cari tahu dulu apa penyebab bau sebelum kamu cari cara menghilangkan bau pada Miss V!
Infeksi Bakteri
Penyebab yang pertama adalah infeksi bakteri akibat ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di vagina. Sebagai akibatnya, infeksi bernama medis Bacterial vaginosis (BV) ini akan menimbulkan bau amis dan biasanya disertai dengan keputihan berwarna agak abu-abu dan rasa gatal ringan.
Infeksi Jamur
Penyebab bau vagina yang kedua adalah infeksi jamur atau candidiasis. Kondisi ini memang tidak terlalu mengeluarkan bau tidak sedap, namun vagina dapat memiliki bau asam dan disertai dengan keputihan kental dan rasa gatal yang hebat.
Trikomoniasis
Trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit. Kondisi ini akan membuat vagina berbau amis, seperti BV, dan keputihan yang berwarna hijau kekuningan. Selain itu, trikomoniasis juga menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil atau saat berhubungan seksual.
Kurang Menjaga Kebersihan
Area Miss V yang tidak dijaga dan dirawat dengan baik juga bisa menyebabkan bau vagina tidak sedap. Kebiasaan seperti jarang mengganti pakaian dalam, sering menggunakan celana yang terlalu ketat, ataupun salah memilih produk kebersihan vagina dapat membuat bakteri jahat berkembang lebih cepat di vagina.
Makanan dan Hormon
Beberapa jenis makanan—seperti bawang putih, asparagus, ataupun kopi—dapat memengaruhi bau vagina. Begitu juga dengan kadar hormon pada fase-fase tertentu, misalnya saat menstruasi, hamil, atau menopause.
Nah, itulah dia beberapa penyebab vagina berbau tidak sedap. Sebagai perempuan, kamu tentu harus tahu cara menjaga area kewanitaan, termasuk menjaga agar Miss V tidak terkena infeksi yang dapat menyebabkan perubahan aroma vagina.
Namun jika vagina sudah terlanjur mengalami perubahan aroma, kamu perlu memerhatikan pola makan dan minum, menggunakan pakaian yang nyaman, serta menghindari douching (cebok dengan cairan pembersih vagina) sebagai cara menghilangkan bau pada Miss V.
Apabila kamu punya pertanyaan seputar kesehatan reproduksi seperti vagina berbau tidak sedap, misalnya, dan menstruasi, bisa langsung bertanya ke Ask dr. Laurier. Semua pertanyaanmu akan dijawab oleh dokter obgyn berpengalaman. Semoga bermanfaat!