Jaminan Maksimal Saat Pengiriman Alat Berat Via Laut

Ship-on-the-Sea-papua_new_guinea_ship_wallpapers_1920x1200

Bagi Anda yang berbisnis di bidang distributor alat berat beserta suku cadangnya, masalah pengiriman pastinya menjadi salah satu isu hangat yang hampir sering diperbincangkan. Pasalnya, alat berat bukanlah sebuah alat yang kecil dan bisa seenaknya dikirim dengan menggunakan jasa pengiriman konvensional. Perlu perencanaan matang tentang bagaimana mengirim alat berat dan juga spare part alat berat Komatsunya dari distributor menuju lokasi yang diinginkan pembeli. Apalagi jika jalur pengiriman yang ditempuh adalah jalur laut yang cukup tinggi risikonya. Untuk meminimalisir risiko yang muncul saat pengiriman, Anda pastinya sudah memikirkan asuransi marine cargo sebagai jaminan perlindungan pada barang yang hendak dikirimkan.

Namun demikian, meskipun begitu, bukan berarti Anda lantas bisa mendapatkan jaminan asuransi yang maksimal ketika ada sesuatu yang menimpa alat berat yang hendak Anda kirim. Berikut ini adalah tips untuk memaksimalkan jaminan asuransi ketika menggunakan asuransi marine cargo:

  1. Cermat dalam memilih perusahaan asuransi. Setiap asuransi pengangkutan barang memiliki preferensi tersendiri dalam mengeluarkan kaminan asuransinya. Ada yang menjamin seluruhnya, dan ada juga yang hanya menjamin sebagian. Untuk itu, perlu kecermatan dalam memilih perusahaan asuransi yang diinginkan agar mendapat jaminan yang maksimal.
  2. Pastikan untuk mengirimkan permintaan asuransi marine cargo dari jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan kapal. Mengapa demikian? Pasalnya, ketika spare waktu yang disediakan semakin sempit, maka pihak asuransi pun hanya memiliki waktu sedikit untuk melakukan perhitungan jaminan asuransi. Sebaliknya, kalau Anda sudah melakukannya dari jauh-jauh hari, jaminan asuransinya akan lebih maksimal karena perhitungannya lebih matang.
  3. Pilih-pilih kapal pengangkut. Hal ini mungkin tentatif dan tidak selalu bisa digunakan. Namun, jika memungkinkan, usahakan untuk memilih kapal dengan kondisi yang baik dengan usia yang relatif masih baru, tahan terhadap kondisi laut, dan punya sertifikat Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Tanpa disadari, kondisi kapal sangat berpengaruh pada jaminan asuransi karena beberapa perusahaan sudah memiliki preferensi sendiri jika menyangkut kapal pengangkutnya. Bahkan, jika kapal pengangkutnya sudah benar-benar parah, nantinya jaminan asuransi yang didapatkan paling-paling hanya TLO atau Total Loss Only.

Nah, semoga tips di atas bisa membantu Anda dalam memaksimalkan jaminan asuransi, ya! Jangan sampai ketika Anda membeli 4 jenis blade pada buldozer, misalnya, dan menemukan kerusakan ketika pengiriman, Anda tidak memiliki jaminan proteksi apa-apa. Selamat mencoba! (TR)

 

You may also like

Leave a Reply