Mengenal Dua Tipe Stroke: Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik

stroke_hem_iso

Stroke merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Namun, mitos salah yang berkembang di masyarakat tentang stroke yaitu stroke hanya bisa menyerang orang tua dan mereka yang sudah berumur saja. Padahal kenyataannya stroke bisa menyerang siapa saja bahkan menyerang Anda yang masih muda dan sehat. Penyebabnya pun beragam, bisa berupa genetik atau karena gaya hidup yang tidak sehat. Nah, kenali dulu seluk beluk tentang stroke sebelum penyakit ini menyerang Anda dan membuat Anda harus menggunakan asuransi kesehatan Anda.

Stroke merupakan penyakit yang menyerang otak dan disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah di otak. Stroke sendiri terdiri atas dua tipe, yakni stroke iskemik dan stroke hemoragik (perdarahan). Stroke iskemik merupakan stroke yang muncul karena ada masalah pada aliran darah seperti penyumbatan, sementara stroke hemoragik merupakan stroke yang muncul karena pecahnya pembuluh darah dan pendarahan di otak. Berikut adalah perbedaan di antara keduanya.

Stroke Iskemik

  • Terjadi pada saat seseorang tengah beristirahat dan dalam keadaan santai, tenang, rileks.
  • Gejalanya lebih ringan dibanding stroke hemoragik, namun hal itu tergantung pada area sumbatan di pembuluh darah. Biasanya penderita akan melakukan kesulitan bicara.
  • Nyeri di kepala tidak selalu muncul dan jika pun terasa, hanya berupa sakit kepala ringan.
  • Dapat menimbulkan gejala kebingungan, kebas, lemah pada salah satu anggota gerak, dan juga gangguan penglihatan.

Stroke Hemoragik

  • Terjadi pada saat seseorang tengah sibuk melakukan aktivitas.
  • Gejalanya lebih berat dibandingkan stroke iskemik karena pecahnya pembuluh darah. Penderita bisa tak sadarkan diri bahkan lumpuh karena otak tak mampu lagi mengontrol beberapa saraf.
  • Nyeri di kepala terasa hebat dan sangat menyakitkan, bisa muncul di mana saja dan sifatnya tiba-tiba. Saking sakitnya, penderita bahkan bisa muntah-muntah karena tekanan di kepala.
  • Penderita hipertensi berisiko mengidap stroke hemoragik.

Itu dia perbedaan pada stroke iskemik dan hemoragik. Semoga membantu, ya! Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami hal-hal tersebut untuk mendapat penanganan khusus.

You may also like

Leave a Reply